Dunia kecerdasan buatan sedang menghadapi dua tekanan besar secara bersamaan. Di satu sisi, industri ini haus akan pasokan listrik yang stabil dan melimpah. Di sisi lain, biaya untuk mendapatkan modal juga semakin mahal. Dua tekanan inilah yang kini membentuk wajah baru industri AI pada September 2026.
Komitmen Nuklir yang Belum Sebanding dengan Realita
Para hyperscaler bergerak cepat mengamankan pasokan listrik masa depan. Mereka telah berkomitmen pada lebih dari 9,8 gigawatt kapasitas nuklir untuk data center AI. Alasannya sangat sederhana. Pelatihan model AI berjalan tanpa henti dan membutuhkan listrik stabil sepanjang waktu. Nuklir menjadi salah satu dari sedikit pilihan yang bisa memenuhi syarat tersebut.
Beberapa kontrak besar telah diteken. Microsoft mengikat kontrak dua puluh tahun untuk reaktivasi reaktor Three Mile Island berkapasitas 835 megawatt. Amazon mengamankan 1.920 megawatt dari PLTN Susquehanna. Google menggandeng Kairos Power untuk mengembangkan reaktor modular 500 megawatt pada 2035.
Namun realitanya belum seindah komitmen di atas kertas. Dari total 9,8 gigawatt yang dijanjikan, baru sekitar 1,92 gigawatt yang benar-benar beroperasi saat ini. Sementara itu, lebih dari 700 data center sedang dibangun di Amerika Serikat per Maret 2026. Lini waktu nuklir baru jelas tidak selaras dengan laju pembangunan yang begitu cepat.
Belanja Data Center Tembus 700 Miliar Dolar
Ekspansi fisik ini membutuhkan dana yang tidak sedikit. Belanja data center hyperscaler diproyeksikan melampaui 700 miliar dolar pada 2026. Angka ini naik signifikan dari 443 miliar dolar pada tahun sebelumnya.
Skala pembangunan yang masif mendorong mereka mengandalkan utang. Meta, Alphabet, Oracle, dan Amazon menerbitkan obligasi senilai 20 hingga 53 miliar dolar sejak Oktober 2025. Langkah ini memicu kekhawatiran di kalangan investor kredit yang mulai mempertanyakan keberlanjutan ekspansi ini.
Tekanan biaya tidak hanya datang dari konstruksi. Naiknya harga listrik dan lahan turut menambah beban operasional. Di saat yang sama, ekspansi AI dan perang energi sama-sama mendorong inflasi. Minyak mentah kembali menembus 100 dolar per barel pada awal September. Solar bahkan mencetak rekor di atas 6 dolar per galon.
Gelombang Investasi di Asia-Pasifik
Tekanan di Amerika Serikat mendorong pergeseran investasi ke kawasan Asia-Pasifik. Pipeline data center di kawasan ini mencapai rekor 26,5 gigawatt pada semester pertama 2026. Asia Tenggara menyumbang sekitar separuh kapasitas yang sedang dibangun.
Malaysia memimpin dengan 1.039 megawatt, disusul Thailand dengan 859 megawatt. Di Indonesia, riset Kiwoom Sekuritas menyebut Johor, Batam, dan Jabodetabek sebagai penerima pergeseran investasi dari Singapura. PwC juga memproyeksikan investasi infrastruktur AI global mencapai 31,6 triliun dolar hingga 2050, dengan Indonesia termasuk negara yang diperkirakan mengalami peningkatan signifikan.
Namun perkembangan pasokan listrik khusus untuk data center AI di Indonesia sendiri belum menunjukkan terobosan baru dalam periode ini.
Suku Bunga Naik, Beban Modal Semakin Berat
Bank sentral Amerika Serikat mengambil langkah tegas. The Fed menaikkan suku bunga acuan ke 3,75 hingga 4 persen. Ini merupakan kenaikan pertama sejak 2023, dengan suara bulat 12 banding 0. Para pejabat memberi sinyal satu kenaikan lagi sebelum akhir tahun.
Sebagian besar inflasi berasal dari kenaikan harga energi akibat perang Iran dan serangan terhadap kilang solar Rusia. Pejabat Fed juga mengkhawatirkan dampak inflasi dari pembangunan AI yang masif. Ekonom melihat ekspansi investasi AI sebagai faktor inflasi potensial.
Imbasnya langsung terasa di pasar. Imbal hasil obligasi Amerika Serikat tenor sepuluh tahun menyentuh level tertinggi sejak 2007. Utang korporasi menjadi semakin mahal untuk dibayar.
Dampaknya pun sampai ke rumah tangga. Inflasi Agustus tercatat 3,4 persen secara tahunan. Peminjam juga tertekan. KPR tiga puluh tahun menyentuh 7,19 persen, dan bunga kartu kredit cenderung ikut naik.
Referensi:
-
https://www.cnbc.com/2026/09/16/fed-rate-decision-september-2026.html
-
https://www.cnn.com/2026/09/16/business/live-news/federal-reserve-interest-rate-september
-
https://www.chase.com/personal/investments/learning-and-insights/article/federal-reserve-raises-rates-officials-signal-one-more-hike-in-2026
-
https://carnegieendowment.org/research/2026/06/beyond-the-hype-assessing-hyperscaler-nuclear-commitments-against-us-energy-realities
-
Nuclear Energy Data Center Case Study: Real-World Deals Reshaping AI Infrastructure

