Menyelenggarakan program edukasi, seminar, dan lokakarya strategis guna meningkatkan pemahaman serta kompetensi Artificial Intelligence di berbagai sektor.
Mengembangkan standar dan skema sertifikasi Artificial Intelligence berbasis kebutuhan industri untuk menjamin kualitas serta pengakuan kompetensi profesional di tingkat nasional.
Memfasilitasi kerja sama antara akademisi, perusahaan, startup, dan pemerintah dalam riset serta implementasi solusi AI.
Mendukung lahirnya talenta AI yang kompeten dan siap menghadapi tantangan transformasi digital.
Mendorong penerapan Artificial Intelligence yang etis, bertanggung jawab, dan berkelanjutan.
Sebagai organisasi nasional yang berfokus pada pengembangan Artificial Intelligence, Asosiasi AI Indonesia menetapkan agenda strategis yang terarah untuk memastikan AI berkembang secara etis, kompetitif, dan memberikan dampak nyata bagi bangsa.
Fondasi Tata Kelola AI yang Bertanggung Jawab
Transformasi AI harus selaras dengan etika, regulasi, dan kepentingan publik. Kami mendorong penerapan AI yang transparan, akuntabel, dan berkelanjutan melalui:
Penguatan Literasi dan Kapasitas AI Nasional
Transformasi digital dimulai dari kepemimpinan yang memahami AI secara strategis. Program ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi dari level eksekutif hingga profesional teknis melalui:
AI sebagai Penggerak Produktivitas dan Inovasi
AI adalah instrumen strategis pembangunan nasional. Kami mendorong implementasi AI yang berdampak nyata pada:
McKinsey Global Institute telah melakukan berbagai studi mengenai dampak teknologi terhadap pekerjaan. Salah satu studi yang relevan adalah “Generative AI: How will it affect future jobs and workflows“, yang memproyeksikan bahwa AI generatif dapat mengotomatisasi hampir 10% dari tugas-tugas di ekonomi AS. Studi ini juga menunjukkan bahwa transisi pekerjaan akan sangat mempengaruhi sektor-sektor seperti layanan pelanggan, layanan makanan, produksi, dan dukungan kantor.
WEF secara rutin menerbitkan laporan “The Future of Jobs” yang menganalisis bagaimana pekerjaan dan keterampilan akan berkembang dalam lima tahun mendatang. Laporan terbaru, “The Future of Jobs Report 2023”, mengungkapkan bahwa hingga 2025, diperkirakan akan ada 85 juta pekerjaan yang hilang akibat otomatisasi dan transformasi digital. Namun, laporan ini juga memproyeksikan penciptaan 97 juta pekerjaan baru yang lebih sesuai dengan kebutuhan ekonomi dan teknologi masa depan. Pekerjaan yang diperkirakan akan tumbuh pesat meliputi spesialis AI dan pembelajaran mesin, spesialis keberlanjutan, analis data, dan profesional transformasi digital. Sebaliknya, pekerjaan yang berisiko hilang termasuk kasir, asisten administrasi, dan petugas pembersih gedung
© 2024 Created with asosiasi.ai
WhatsApp us